-->
×

Iklan

Tag Terpopuler

DUGAAAN KERACUNAN MASSAL SISWA CIMAHI , PEMKOT GERAK CEPAT, SAMPEL MAKANAN DIUJI LAB

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T02:25:48Z


Cimahi, (Suaramuda news.com) , - Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat menyusul dugaan keracunan massal yang menimpa belasan siswa usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah di Kecamatan Cimahi Tengah. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, turun langsung meninjau penanganan para siswa di RSUD Cibabat, didampingi jajaran Forkopimda Kota Cimahi.(25/2/2026)


Dugaan keracunan terjadi setelah pendistribusian MBG di sejumlah sekolah, termasuk TK PGRI, TK Kartika, SD Cimahi Mandiri 4, Karang Mekar Mandiri 1, dan SMP 6. Sekitar 24 siswa dirawat di tiga rumah sakit, dengan 20 siswa di RSUD Cibabat, tiga siswa di Rumah Sakit Mitra Kasih, dan satu siswa di RS Dustira.


"Alhamdulillah sejauh ini masih tertangani oleh RSUD Cibabat. Ada sekitar 20-an pasien, sebagian sudah pulang dan sebagian masih diobservasi," kata Adhitia. Pemkot Cimahi juga menyiapkan skema distribusi pasien ke rumah sakit lain apabila terjadi lonjakan kasus.




Sampel makanan yang didistribusikan telah diamankan untuk diperiksa, termasuk onigiri, apel, kurma, susu murni, dan telur rebus. "Sedang diuji oleh laboratorium, nanti kita tunggu hasilnya," kata Adhitia. Pemkot Cimahi masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. Fokus utama saat ini adalah penanganan medis para siswa.


Pemkot Cimahi juga membuka posko penanganan di RSUD Cibabat untuk memantau kondisi para siswa dan memberikan dukungan kepada keluarga mereka. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat.(Renie)