Pembukaan liga ini disambut meriah dan menjadi penanda kebangkitan PSSI Kota Cimahi. Kompetisi ini juga menjadi obat rindu bagi masyarakat Tatar Cimahi akan atmosfer pertandingan yang rutin.
Ketua Harian PSSI Kota Cimahi, Barkah Setiawan, menyebut antusiasme peserta sangat luar biasa. “Cimahi adalah kota kecil dengan potensi besar, terutama di sepak bola. Ada 20 klub yang ikut, dan tiap klub menurunkan berbagai kelompok usia, mulai usia dini hingga senior,” ujar Barkah di sela opening ceremony.
Liga Jabar Istimewa dirancang bukan sekadar ajang adu gengsi. Kompetisi ini menjadi wadah pembinaan berjenjang untuk menjaring dan mematangkan talenta muda Cimahi secara berkelanjutan. Puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) ikut ambil bagian, menandakan ekosistem pembinaan akar rumput di Cimahi masih sangat hidup.
Barkah menegaskan, tingginya animo peserta membuktikan semangat sepak bola warga Cimahi tidak pernah padam. “Ini langkah nyata kami menghidupkan kembali sepak bola Cimahi. Meski baru menahkodai federasi, kami optimistis turnamen ini jadi momentum kebangkitan,” tegasnya.
Tak hanya menggelar liga, PSSI Kota Cimahi juga mewacanakan pembentukan “PSKC Baru”. Saat ini Kota Cimahi belum memiliki klub kebanggaan yang berlaga di kompetisi resmi.
Barkah menargetkan PSKC versi baru ini dapat berkompetisi di Liga 4 dan menjadi panggung bagi talenta lokal. “PSKC harus kembali ada. Ini rumah bagi pemain-pemain Cimahi agar punya jenjang karier yang jelas,” tambahnya.
Rencana PSSI Kota Cimahi mendapat sambutan positif dari tokoh sepak bola setempat. Heryana menyebut gelaran ini sebagai semangat baru bagi PSSI. “Mudah-mudahan PSSI Kota Cimahi lebih baik ke depannya,” harapnya.
Dengan dukungan penuh dari komunitas, SSB, dan masyarakat, PSSI Kota Cimahi optimistis ekosistem sepak bola kembali bergairah. Lewat kompetisi rutin dan rencana pembentukan PSKC baru, PSSI menargetkan lahirnya pemain berprestasi yang mampu mengharumkan nama Cimahi di level Jawa Barat hingga nasional.
Langkah ini sekaligus meneguhkan kembali identitas Cimahi sebagai salah satu gudang pesepak bola berbakat di Jawa Barat. (Renie)

