CIMAHI, (Suaramudanews.com) — Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali menggelar kegiatan PAWANG RONDA – Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda. Kegiatan dipusatkan di wilayah RT 09 RW 05 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.(09/09/2026)
Wali Kota Cimahi Ngatiyana hadir langsung membaur bersama ratusan warga untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan kehadiran Pemkot dan Forkopimda ke RW 05 merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi riil di akar rumput. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian warga adalah keberlanjutan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2027 di tengah efisiensi anggaran.
"Untuk PPM 2027, kami akan berusaha maksimal untuk merealisasikannya, tapi kami tidak mau mengumbar janji manis. Saat ini dana TKD memang berkurang, tapi PPM masih tetap berjalan. Mengapa masih bisa berjalan? Karena kami melakukan efisiensi dan pengurangan dari program lain, contohnya pemangkasan anggaran makanan-minuman dan ATK di pemerintahan," ungkap Ngatiyana.
Wali Kota juga meminta permakluman warga terkait pembangunan infrastruktur lingkungan yang belum sepenuhnya terealisasi. Ia menegaskan prioritas utama Pemkot saat ini adalah pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur vital.
Di sektor kesehatan, Pemkot telah membangun Puskesmas Melong Tengah serta fasilitas Unit Pengelola Darah RSUD Cibabat. Sementara di sektor pendidikan, pembangunan SMPN 14 sedang berjalan dan akan dilanjutkan SMPN 15 pada tahun depan guna meningkatkan daya tampung sekolah negeri.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), kebijakan sistem zonasi PPDB, perbaikan drainase besar, hingga perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) RSUD Cibabat yang sangat vital untuk keselamatan pejalan kaki di Jalan Jenderal Amir Machmud.
Merespons hal tersebut, Ngatiyana memastikan pengadaan PJU melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Cimahi akan segera direalisasikan. Untuk perbaikan JPO, Pemkot akan berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat karena Jalan Jenderal Amir Machmud berstatus jalan nasional. Hal yang sama juga dilakukan untuk percepatan perbaikan drainase dan pengaspalan guna mengantisipasi banjir.
Terkait zonasi sekolah, Wali Kota menjelaskan aturan tersebut wajib mengikuti regulasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Meski daya tampung SMP negeri hanya 5.000 siswa dari 7.000 lulusan SD, Pemkot berkomitmen tidak akan membiarkan ada anak putus sekolah dan akan menyalurkan bantuan bagi siswa yang bersekolah di swasta.
Turut hadir dalam kegiatan PAWANG RONDA malam ini, Sekda Kota Cimahi Maria Fitriana, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko, Kapolres Cimahi AKBP Moch. Faruk Rozi, Kajari Cimahi Neneng Rahmadini, dan Danramil Cimahi Tengah Mayor (Arh) Asep Komarudin mewakili Dandim 0609/Cimahi.(Renie)


