BANDUNG , (Suaramudanews.com) – Dua tokoh sinetron populer Preman Pensiun, Kang Murad dan Kang Junaedi, resmi mengembangkan usaha di bidang kuliner. Kang Murad fokus pada usaha Bubur Ayam, sementara Kang Junaedi menghadirkan Mie Ayam dengan konsep unik.
Hal tersebut disampaikan keduanya di sela-sela Grand Opening Bubur Ayam Kang Murad yang berlokasi di Jalan L.L.R.E. Martadinata No. 59, Kota Bandung, Minggu (25/10/2026).
Menurut Kang Murad, kedua kuliner tersebut memiliki ciri khas yang berbeda dari bubur dan mie ayam pada umumnya.
"Bubur itu punya daya tarik tersendiri. Ada kehangatan, tekstur lembut yang nyaman di lambung, serta perpaduan kuah kaldu, suwiran ayam, kecap manis, sambal, dan kerupuk. Itu yang kami jaga kualitasnya," ujar Kang Murad.
Sementara itu, Kang Junaedi menjelaskan keunikan mie ayam buatannya yang ia sebut sebagai Mie Ayam "Ngelawan Arah".
"Kenapa disebut ngelawan arah? Karena biasanya bumbu mie ayam itu manis dan berwarna cokelat. Kalau mie ayam saya, bumbunya putih, dagingnya juga putih. Jadi rasanya gurih, tidak manis," jelas Junaedi.
Ia menambahkan, bagi pelanggan yang tetap menyukai rasa manis, tersedia kecap manis dan saus sebagai pelengkap.
"Tapi jangan khawatir bagi yang suka manis, tinggal tambah kecap manis dan saus. Silakan datang dan mencoba Mie Ayam Ngelawan Arah Kang Junaedi," katanya.
Di tempat yang sama, Koordinator Forum Ormas LSM Kota Cimahi, Wahyudi, yang turut hadir dan mencicipi kedua kuliner tersebut, memberikan testimoni positif.
Menurut Wahyudi, baik bubur ayam Kang Murad maupun mie ayam Kang Junaedi memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
"Rasanya memang khas. Semua itu bisa dirasakan kalau kita datang dan mencicipi langsung bubur ayam Kang Murad dan mie ayam Kang Junaedi. Kalau sudah coba, dipastikan sulit berpaling ke kuliner lain," ungkap Wahyudi.
Kehadiran dua usaha kuliner dari figur publik ini diharapkan dapat menambah khazanah kuliner di Kota Bandung sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dalam cita rasa dan konsep.(Renie)


