-->

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah dengan Program ISWMP: Langkah Strategis Menuju Kota Berkelanjutan

Rabu, 21 Januari 2026 | Januari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T11:06:04Z

Cimahi, (Suaramuda News.com). - Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat transformasi pengelolaan sampah perkotaan melalui pelaksanaan Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Dalam rangka evaluasi pelaksanaan program, Pemerintah Kota Cimahi menerima kunjungan Tim World Bank dan ISWMP ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong dan Lebaksaat. Rabu (21/01/2026)


Kunjungan tersebut diterima Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi Achmad Nuryana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi Wilman Sugiansyah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Adet Chandra Purnama, serta jajaran perangkat daerah terkait.


*Komitmen Pemerintah Kota Cimahi*


Adhitia Yudisthira menekankan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam mengatasi persoalan persampahan melalui penguatan kebijakan dan sistem pengelolaan yang terintegrasi. "Perubahan perilaku menjadi kunci utama keberhasilan sistem persampahan jangka panjang. Sampah akan menjadi berkah jika dipilah," tegas Adhitia.


*Program ISWMP: Langkah Strategis Mengatasi Sampah*


Program ISWMP merupakan program nasional yang didanai melalui pinjaman World Bank kepada Pemerintah Republik Indonesia dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini diarahkan untuk mendukung penanganan permasalahan sampah secara terintegrasi, khususnya di kota dan kawasan metropolitan.


Bagi Kota Cimahi, pelaksanaan Program ISWMP menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di tengah keterbatasan daya dukung lingkungan. Kondisi TPA Sarimukti yang mengalami kelebihan kapasitas berdampak pada pembatasan kuota pengiriman sampah wilayah Bandung Raya, sehingga mendorong Pemerintah Kota Cimahi mempercepat penguatan pengolahan sampah di tingkat kota guna mengurangi ketergantungan terhadap TPA.



*Kebijakan Zero to TPA*


Pemerintah Kota Cimahi menerapkan kebijakan Zero to TPA yang berfokus pada pengurangan sampah yang dibuang ke TPA melalui penguatan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah di tingkat sumber dan kawasan. Kebijakan tersebut didukung oleh berbagai langkah konkret, antara lain penerapan Hari Organik dan Hari Anorganik, pengoperasian TPST Sentiong dan sejumlah TPS 3R di wilayah Cimahi Selatan, peningkatan kapasitas TPS eksisting, serta pembagian kewenangan pengelolaan sampah berbasis kewilayahan.


*Dukungan Pembangunan TPST*


Melalui Program ISWMP, Kota Cimahi juga memperoleh dukungan pembangunan dua TPST untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi timbulan sampah yang dibuang ke TPA sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.


*Kesiapan Pemerintah Kota Cimahi*


Pemerintah Kota Cimahi menyatakan kesiapan menerima penggantian maupun peningkatan peralatan guna mencapai kapasitas pengolahan hingga 85 ton per hari agar TPST dapat berfungsi secara maksimal dan berkelanjutan.


Dengan komitmen dan langkah strategis ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap dapat mengurangi ketergantungan terhadap TPA dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kunjungan Tim World Bank, CPMU, dan CPIU menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi, Pemerintah Pusat, World Bank, serta para pemangku kepentingan dalam memperkuat implementasi Program ISWMP ke depan. (Renie)