Cimahi, (Suaramuda news.com) , - Pemerintah Kota Cimahi menggelar Forum Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program prioritas dengan kebutuhan masyarakat.(19/02/2026)
Kad Disbudparpora, Dani Bastian, menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2027 tidak hanya berfokus pada agenda seremonial, tetapi juga penguatan ekosistem. Sektor kebudayaan diarahkan pada pelestarian warisan lokal dan pengembangan ruang kreatif. Pariwisata didorong berbasis potensi unggulan daerah, sementara kepemudaan dan olahraga diproyeksikan sebagai motor lahirnya generasi berprestasi dan berdaya saing.
"Forum ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum menyatukan visi. Program yang dirancang harus berdampak nyata, terukur, dan berkelanjutan," ujarnya.
Dani juga menekankan pentingnya peran pihak-pihak yang akan mengawal program pada ajang berikutnya agar kesinambungan tetap terjaga. "Ini bukan selesai di sini. Ke depan masih ada kegiatan lanjutan yang harus kita siapkan bersama," ujarnya.
Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Lucky Raden Sugih Mauludin, memaparkan sejumlah poin penting hasil pembahasan bersama para pemangku kepentingan. Masukan datang dari berbagai unsur seperti KONI, KORMI, NPCI, E-Gornas hingga Pramuka. Dari seluruh usulan tersebut, persoalan sarana dan prasarana (sarpras) menjadi perhatian utama.
"Sarpras di bidang pemuda dan olahraga menjadi hal yang krusial," ujarnya. Selain itu, kebutuhan bumi perkemahan bagi Pramuka juga menjadi sorotan. Lucky berharap rencana pembangunan yang telah diwacanakan dapat terealisasi, atau setidaknya masuk prioritas anggaran 2027 jika belum tercapai pada 2026.
Lucky juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Disbudparpora dengan Dinas Pendidikan dan KCD (Kantor Cabang Dinas) agar atlet berprestasi mendapat akses pendidikan yang layak. "Perlu sinergi dan pemahaman bersama agar atlet berprestasi tidak kehilangan haknya dalam pendidikan," tegasnya.(Renie)

