Cimahi, (Suaramuda news.com) , - Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 menjadi bagian dari implementasi Gerakan Nasional Indonesia Asri. Tema yang diusung, "Kolaborasi untuk Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah", menjadi ajakan terbuka untuk memperkuat sinergi lintas sektor menuju pengelolaan sampah yang lebih baik.(21/2/2026)
Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menyampaikan bahwa DLH melaksanakan sejumlah program strategis, di antaranya peresmian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Utama. Selain itu, dilakukan pengambilan sampel air sumur di Seke Cilimus untuk diuji kualitasnya.
DLH juga menghadirkan kaleidoskop pengelolaan sampah Kota Cimahi selama 20 tahun terakhir sebagai ruang refleksi publik, sekaligus peluncuran animasi edukasi digital pengelolaan sampah sebagai media pembelajaran masyarakat. Tidak hanya itu, turut diluncurkan Buku Pedoman Kewilayahan Pengelolaan Sampah Terpadu Tuntas di Tempat sebagai panduan teknis bagi camat dan lurah dalam pengelolaan sampah berbasis wilayah.
"Upaya edukasi juga diperkuat melalui peluncuran buku Serial Coaching pengelolaan sampah di sekolah, program sedekah sampah berbasis sekolah selama bulan Ramadan, serta kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak," ujar Chanifah.
Pemerintah Kota Cimahi juga memperkenalkan konsep penataan kawasan bekas tumpukan sampah di Cireundeu yang akan dikembangkan menjadi hutan bambu dan monumen peringatan lingkungan, sebagai simbol transformasi dari ruang krisis menjadi ruang harapan.
"Melalui peringatan HPSN 2026 ini, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal infrastruktur dan teknologi, tetapi tentang membangun kesadaran, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan menuju Indonesia yang asri," kata Chanifah.(Renie)

