Cimahi, (Suaramuda news.com) , - Pemerintah Kota Cimahi memutuskan untuk menerapkan hari Rabu sebagai hari wajib "ngantor" dari rumah bagi para ASN. Langkah ini diambil untuk merespons instruksi pemerintah pusat terkait penghematan energi dan efisiensi bahan bakar minyak (BBM).(30/3/2026)
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan bahwa pilihan jatuh pada tengah pekan untuk mengunci kedisiplinan pegawai pasca-libur Lebaran 2026. "Kita ambil jalan tengah, bukan di Senin atau Kamis, tapi hari Rabu. Kenapa? Kalau ambil Senin nanti (liburnya) jadi panjang seolah-olah tidak masuk kerja," ujarnya.
Keputusan ini juga diambil untuk menghindari penyalahgunaan hari kejepit. "Kita sesuaikan teknisnya agar pelayanan tetap berjalan, yang WFH benar-benar bekerja di rumah," tambah Ngatiyana.
Dalam momentum Halal Bihalal yang digelar sederhana, tingkat kehadiran ASN Kota Cimahi mencapai angka yang memuaskan, yaitu 99 persen plus sekian. Ngatiyana telah menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah hingga Bina Wilayah (Binwil) untuk segera "turun gunung" memantau perkembangan di lapangan.
Pemkot Cimahi juga memulai sejumlah pekerjaan fisik di triwulan kedua tahun 2026, dengan fokus pada Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang masuk dalam daftar 13 program strategis daerah. "Ada sekitar 13 program strategis daerah yang kita masukkan untuk diawasi dan diikuti oleh aparat penegak hukum," kata Ngatiyana. (Renie)


