CIMAHI, (suaramuda news.com) – Wali Kota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiyana, S.A.P melaksanakan monitoring kerja bakti serentak yang digelar di seluruh wilayah Kota Cimahi hingga tingkat kelurahan. (16/10/2026)
Kegiatan monitoring dimulai dari titik kumpul di pusat kota dan berlanjut ke kelurahan-kelurahan. Wali Kota ingin memastikan langsung bahwa gerakan gotong royong ini berjalan merata dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dalam keterangannya, Ngatiyana menyampaikan rasa syukur karena antusiasme warga sangat tinggi. Di setiap titik yang dikunjungi, masyarakat dan ASN Pemerintah Kota Cimahi turun bersama dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah di titik-titik yang dicek, masyarakat dan Pemkot semuanya turun bersama. Kita laksanakan kerja bakti di sungai, di taman-taman, dan di lahan-lahan tidak bertuan, semuanya dibersihkan,” ujar Ngatiyana.
Pada kesempatan tersebut, Ngatiyana secara khusus menyampaikan terima kasih kepada warga masyarakat, organisasi masyarakat (ormas) dan LSM, khususnya keluarga besar 234 SC dan Kobra yang turut terjun membantu.
Menurutnya, keterlibatan ormas sangat membantu mempercepat proses pembersihan, terutama di area sungai dan taman yang membutuhkan tenaga ekstra.
“Kita kebersamaan untuk menjaga Kota Cimahi agar bersih, sehat untuk kepentingan kita bersama. Ini adalah bentuk gotong royong nyata antara pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.
Ngatiyana mengungkapkan bahwa kerja bakti serentak ini telah dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dan hasilnya sudah sangat terlihat. Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan langsung ditampung dan diangkut oleh petugas kebersihan agar tidak menimbulkan penumpukan baru.
Fokus utama pembersihan kali ini adalah normalisasi sungai-sungai yang melintasi Kota Cimahi. Langkah ini diambil sebagai antisipasi datangnya musim hujan.
“Kita fokus di sungai-sungai, karena kalau tidak dibersihkan sekarang, sampah akan tertumpuk di hilir dan bisa menimbulkan banjir. Kalau banjir terjadi, itu akan jadi masalah baru bagi warga,” jelasnya.
Selain sungai, sasaran lainnya adalah lahan-lahan kosong tak bertuan yang selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar. Ngatiyana mengaku mendapat banyak laporan warga yang membuang sampah sembarangan dari atas motor ke pinggir jalan, sungai, dan lahan kosong hingga menimbulkan bau dan pencemaran.
Menanggapi hal tersebut, Ngatiyana menegaskan akan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertindak lebih tegas.
“Saya akan tekankan kepada Satpol PP untuk menindak tegas pembuang sampah sembarangan. Jika ditemukan, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia memastikan program kerja bakti ini tidak akan berhenti setelah tiga hari saja. Gerakan ini akan terus berlanjut secara berkelanjutan sebagai komitmen Pemkot Cimahi dalam menjaga kebersihan kota.
“Kebersihan Kota Cimahi bukan hanya tugas Pemkot, tapi tugas kita semua. Saya mengajak seluruh warga untuk tidak lagi buang sampah sembarangan dan mulai menjaga lingkungan masing-masing. Kalau Cimahi bersih, indah dan sehat, kita semua yang nyaman tinggal di sini,” pungkasnya.(Renie)

