CIMAHI, (Suaramudanews.com) – Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P., memimpin apel rutin Senin di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. (02/11/2026)
Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan tiga poin penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN): menjaga integritas, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Menurut Ngatiyana, integritas adalah landasan utama ASN sebagai pelayan masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran bekerja sesuai aturan, profesional, dan mengedepankan etika dalam setiap tugas.
"Integritas harus jadi pegangan. Bekerja sesuai aturan, jaga profesionalitas dan etika," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ngatiyana secara khusus menyoroti maraknya informasi di media sosial yang mendiskreditkan ASN. Ia menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi untuk aktif melakukan verifikasi dan klarifikasi.
Menurutnya, tidak semua informasi yang viral di medsos benar, sehingga pemerintah harus bijak dalam menyikapinya agar tidak mengganggu soliditas internal.
"Setiap pemberitaan di media sosial yang mendiskreditkan ASN harus dicek kebenarannya dan ditanggapi secara bijak. Tetap jaga keharmonisan di internal ASN Pemerintah Kota Cimahi," tegas Ngatiyana.
Selain soal komunikasi publik, Ngatiyana juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Potensi banjir, longsor, dan gangguan aktivitas warga harus diantisipasi dengan respons cepat dan terkoordinasi.
Tak kalah penting, ia menyoroti soal akurasi data kemiskinan. Ngatiyana meminta pemutakhiran data dilakukan secara berkala dan valid, agar program bantuan tepat sasaran.
Ia menegaskan, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran harus menjadi prioritas utama Pemkot Cimahi. Seluruh program harus berorientasi pada penyelesaian masalah warga dan memberikan dampak nyata, bukan sekadar rutinitas administratif.
"Karena hasil kerja kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.
Apel rutin tersebut menjadi penegasan komitmen Pemkot Cimahi untuk memperkuat integritas aparatur, membangun komunikasi publik yang bijak, siaga bencana musim hujan, serta fokus pada pengentasan kemiskinan dan pengangguran.(Reni)


