CIMAHI, (Suaramuda news.com) – Alun-Alun Kota Cimahi pagi itu berubah jadi lautan warna-warni baju olahraga. Di tengah keramaian Senam GEMAR Car Free Day, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko tampak larut bersama warga tanpa sekat.(14/06/2026)
Kehadirannya bukan sekadar seremoni. Wahyu memilih berbaur langsung, menyapa pedagang UMKM, berbincang dengan lansia, hingga berfoto bersama anak-anak. Baginya, Car Free Day adalah panggung demokrasi ruang publik yang paling jujur.
Di sela kegiatan, Wahyu menyampaikan apresiasi untuk warga yang menyempatkan waktu berolahraga. Ia menyebut mereka sebagai “pahlawan kesehatan” bagi keluarga masing-masing.
Menjelang HUT Kota Cimahi, ia menitipkan harapan sederhana namun mengena.
“Kota boleh bertambah umur, tapi warganya harus makin bugar,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah.
Menurut Wahyu, Senam GEMAR bukan hanya soal gerakan fisik. Kegiatan ini mengajarkan kedisiplinan waktu, kebersamaan, dan saling menghargai—nilai dasar untuk membangun kota yang harmonis.
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, bukan aktivitas musiman. Orang tua didorong mengajak anak ke Car Free Day agar kecintaan pada olahraga tumbuh sejak dini.
Selain itu, Wahyu mengingatkan pentingnya menjaga toleransi di ruang publik. Car Free Day mempertemukan warga dengan beragam latar belakang, sehingga sikap saling menghormati jadi kunci kenyamanan bersama.
Ketua DPRD juga berpesan agar fasilitas Alun-Alun dijaga dengan baik. Kebersihan, keamanan, dan kenyamanan, katanya, adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
GEMAR Car Free Day pagi itu berakhir dengan senyum dan keringat warga. Pemandangan sederhana itu menjadi potret bahwa membangun Kota Cimahi bisa dimulai dari hal kecil: bergerak, sehat, dan bersama-sama.(Renie)

