-->

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Diduga Korsleting Plafon, Rumah di Cigugur Tengah Terbakar - Damkar Cimahi Bertindak Cepat

Sabtu, 26 September 2026 | September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-26T12:34:36Z



CIMAHI, (suaramudanews.com) – Respons cepat ditunjukkan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi saat menangani kebakaran rumah tinggal di RT 06/RW 10, Kelurahan Cigugur Tengah, Sabtu (26/9/2026).


Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.36 WIB. Hanya berselang lima menit, tepatnya pukul 14.41 WIB, tiga unit pancar dan satu unit rescue dengan kekuatan delapan personel tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.


Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal milik Ibu Ai.


"Berdasarkan keterangan pemilik rumah, api pertama kali terlihat berasal dari bagian plafon lantai satu. Api kemudian membesar dan merambat ke bangunan lantai dua," kata Aep.


Petugas langsung melakukan pemadaman guna mencegah api meluas ke bagian bangunan lainnya. Luas keseluruhan rumah tercatat sekitar 48 meter persegi, sementara bagian yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 16 meter persegi.


Dugaan sementara, kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia.


"Penanganan berlangsung hingga pukul 15.25 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, petugas melanjutkan dengan tahapan overhaul dan pendataan sebelum seluruh personel kembali ke markas pada pukul 15.40 WIB," tuturnya.




Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, dengan rincian Rp25 juta untuk bangunan dan Rp25 juta untuk barang atau isi rumah. Sementara itu, nilai bangunan dan barang yang berhasil diselamatkan masing-masing diperkirakan mencapai Rp175 juta, atau total aset selamat Rp350 juta.


"Yang tak kalah penting, sebanyak 10 jiwa berhasil diselamatkan dalam kejadian tersebut. Kecepatan petugas tiba di lokasi menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan api sebelum dampaknya semakin meluas," ucap Aep.


Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi kelistrikan di rumah. Pemeriksaan kabel, sambungan listrik dan perangkat yang berpotensi mengalami gangguan perlu dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya kebakaran.(Renie)