-->

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

44 Inovasi Ecozone Antar DLH Cimahi Raih Predikat SKPD Terinovatif

Kamis, 08 Oktober 2026 | Oktober 08, 2026 WIB Last Updated 2026-10-08T05:35:33Z

 



CIMAHI, (Suaramudanews.com) – Upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan mendapat apresiasi dalam ajang inovasi daerah 2026. Tak tanggung-tanggung, DLH Kota Cimahi berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.


Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa inovasi di lingkungan DLH tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi mulai diarahkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.


Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, mengatakan penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja. Baginya, inovasi seharusnya tidak muncul hanya ketika ada penilaian atau perlombaan, melainkan menjadi bagian dari budaya kerja ASN.


“Inovasi itu adalah sudah menjadi satu keharusan untuk seluruh ASN untuk dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” ujar Chanifah seusai menerima penghargaan. (8/10/2026)


Salah satu penghargaan yang diraih berkaitan dengan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cimahi menjalankan salah satu dari 17 janji politik Wali Kota, khususnya dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.


Chanifah menuturkan, penanganan sampah saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola lama dengan mengumpulkan sampah, mengangkutnya, lalu membuangnya ke tempat pemrosesan akhir.


Karena itu, DLH mulai mendorong pengolahan sampah dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya. Sejumlah TPS 3R telah dilengkapi perangkat teknologi yang memungkinkan sampah mendapatkan penanganan sebelum dikirim ke TPA.


Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA sekaligus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah di Kota Cimahi.


Sementara itu, penghargaan lainnya diberikan kepada DLH Kota Cimahi sebagai SKPD Terinovatif. Predikat tersebut menjadi bukti bahwa inovasi telah tumbuh di berbagai lini organisasi.


Menurut Chanifah, terdapat 44 inovasi yang dikembangkan oleh DLH Kota Cimahi. Seluruhnya kemudian dihimpun dalam sebuah wadah bernama Ecozone.


Ecozone mencakup berbagai inovasi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi DLH. Mulai dari pengelolaan sampah, pengendalian kualitas air dan udara, sampai dengan pengelolaan taman serta ruang terbuka hijau.


Beragam inovasi tersebut dikembangkan dengan satu tujuan utama, yakni mendukung pencapaian lima indikator kinerja utama DLH. Dengan demikian, inovasi yang dilakukan bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi diarahkan untuk menghasilkan dampak terhadap pelayanan dan penyelesaian persoalan lingkungan.


Chanifah menegaskan, keberhasilan meraih penghargaan justru harus menjadi titik awal untuk melahirkan inovasi berikutnya.


Ia berharap seluruh jajaran DLH terus mempertahankan semangat berinovasi dan tidak berhenti setelah memperoleh apresiasi. Persoalan lingkungan yang terus berkembang, khususnya masalah sampah, membutuhkan solusi yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di lapangan.


“Penghargaan bukan tujuan akhir. Yang terpenting bagaimana inovasi ini terus berjalan dan memberikan manfaat dalam menyelesaikan persoalan lingkungan di Kota Cimahi,” demikian semangat yang disampaikan Chanifah.


Melalui penguatan inovasi dan kolaborasi antarbidang, DLH Kota Cimahi berkomitmen melanjutkan berbagai terobosan untuk mendukung terwujudnya Cimahi yang lebih bersih, hijau, dan berwawasan lingkungan.(Renie)